Skip to main content

Posts

Micin Antara Candu atau Racun !?

Hampir semua orang pasti mengenal bahan penyedap ini dan menjadi suatu solusi dalam menghasilkan makanan yang nikmat dengan bumbu yang seadanya. Bahkan membuat kita candu, sehingga setiap kali  memasak wajib ada bahan tersebut. Tingkat konsumsinya yang tinggi menimbulkan sebuah pertanyaan, apakah micin aman dikonsumsi setiap hari, berapa sih jumlah maksimal konsumsinya ?  Micin atau MSG (monosodium glutamat) di hasilkan dari ampas tetes tebu melalui proses fermentasi bakteri dengan penambahan NaOH. Hasil akhirnya berupa asam glutamat 78%, natrium 12% dan air 10%. Asam glutamat inilah yang memberikan rasa umami atau gurih pada makanan setiap kali kita menambahkannya.  Kasus keracunan micin pertama kali dilaporkan oleh new england journal medicine 1968 , dijelaskan bahwa beberapa konsumen mengalami chinese restaurant syndrome dengan keluhan kesehatan seperti sakit kepala, sakit tenggorokan, mual dan muntah setelah mengkonsumsi makanan di restaurant cina. Setelah di teliti ...

Protein susu pembentuk latte art kopi

Bagi penikmat senja dan kopi pastinya sudah paham dong, mengapa barista bisa membuat seni menggambar dengan susu diatas lapisan kopi. Namun, bila bukan pencinta senja dan kopi apa sudah tau, mengapa hal tersebut bisa diterjadi ?.  Latte art biasanya disajikan pada kopi espresso menggunakan microfoam susu yang dihasilkan dari proses streching and rolling pada steam wand yang menghasilkan uap panas bertekanan. Susu mengandung protein kasein yang berperan aktif sebagai foaming agent. Pada saat proses steam dan strech, protein kasein dengan struktur kompleks akan terurai menjadi protein rantai lurus dan terbuka (struktur primer), karena terputusnya dari struktur tersier, sekunder dan kuartener. Rantai tersebut, dapat menahan udara yang masuk diantara ikatan protein, sehingga terbentuklah microfoam. Microfoam memiliki bentuk dengan gelembung kecil, halus dan basah, sedangkan macrofoam gelembung besar, kasar dan kering.  Pada dasarnya protein memiliki sifat hidrofilik yaitu sisi pro...

Mengenal kode kemanan pangan

Hampir semua dari kita pasti sudah pernah melihat kode keamanan pangan dari P-IRT, maupun BPOM. Namun, sudahkah kita mengenali dan bisa membacanya dari kedua kode keamanan pangan tersebut?  Kalau belum, yuk pahami bersama.  Suatu produk pangan yang beredar diperlukan jaminan keamanan agar konsumen dapat terhindar dari berbagai macam bahaya keracunan. Selain itu, jaminan keamanan membantu produk dalam meningkatkan kepercayaan, kualitas, daya saing dan nilai jual dimata konsumen.  Secara regulasi, produk pangan boleh tidak memiliki jaminan keamanan (voluntary) apabila produk memiliki masa simpan dibawah 7 hari, bahan mentah untuk proses lebih lanjut, dan pangan olah siap saji (misal nasi padang atau warteg dan sejenisnya). Produk pangan diluar dari syarat ini wajib (mandatory) menyertakan kode/label keamanan pangan.  P-IRT adalah jaminan keamanan pangan yang diberikan oleh dinas kesehatan sekitar untuk industri kecil (rumahan). Masa berlaku P-IRT yaitu 5 tahun sejak di...

Serat Makanan Pencegah Kanker Usus Besar (Kolon)

Teman-teman pasti mengetahui bahwa serat yang dikonsumsi memiliki fungsi untuk memperlancar siklus buang air besar. Namun, beberapa dari kita masih belum tau kan, bahwa serat bisa menjadi sumber pencegah kanker kolon atau usus besar?  Perlu kita tahu, bahwa serat yang kita konsumsi tidak akan diserap oleh tubuh menjadi sumber energi. Hal ini karena kita gak punya enzim yang bisa merombak struktur serat. Serat bisa di rombak dengan enzim beta, sedangkan kita hanya punya enzim alfa.  Serat yang tidak bisa diproses di usus halus akan masuk kedalam usus besar, nah disana di manfaatkan oleh bakteri usus (probiotik). Serat akan dimanfaatkan sebagai pertumbuhan bakteri usus dan bakteri akan menghasilkan asam lemak rantai pendek yaitu butirat, propionat dan asetat dari hasil proses fermentasi serat. Butirat ini ternyata memiliki kemampuan sebagai anti kanker kolon loh. Butirat  mencegah terbentuknya ekspresi gen kanker, yang sewaktu-waktu dapat membentuk kanker kolon. Butirat jug...

Hidrolisat protein sebagai pencegah hipertensi

Hipertensi merupakan penyakit silent killer loh, karena proses terjadinya terkadang kita tidak sadari, tau tau udah parah aja. Parahnya ya stroke, pecahnya pembuluh darah, jantung koroner dll. Hipertensi ini peran utamanya disebabkan oleh renin, angiotensin converting enzym (ACE) dan aldosteron. Nah, renin menghasilkan prahipertensi, namun ini tidak menimbulkan efek bahaya lebih. ACE menghasilkan hipertensi tingkat I, ini sudah berbahaya karena terjadinya penyempitan saluran darah dan ditambah aldosteron sebagai tahap lanjutanya.  Pada sebagian orang yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) pastinya harus siap sedia dengan obat penurun tekanan darah seperti katropil, amilodipi dan enlapril. Namun, terkadang mereka yang konsumsi dalam jangka waktu panjang menyebabkan pusing, mual sampai parahnya gangguan janin.  Ternyata, mencegah atau menurunkan tekanan darah dapat di lakukan dengan mengkonsumsi hidrolisat protein loh. Jadi hidrolisat protein itu adalah protein kompleks...

Ingredients #1: Susu Full Cream, Susu Skim, Susu Kental Manis dan Susu Evaporasi

Diawali rasa penasaran terhadap rasa enak yang dihasilkan pada produk susu yang saya konsumsi, kemudian saya melihat komposisinya begitu banyak jenis olahan susunya, yang menjadikan rasa penasaran saya dan mungkin juga teman-teman. Apakah jenis komposisi atau produk susu tersebut berbeda atau sama ? jawabanya adalah berbeda . Perbedaanya apa, hayuk kita bahas bersama-sama. 1. Susu full cream: Susu yang paling banyak kita jumpai dengan berbagai jenis merk produk. Susu ini tinggi akan lemak sehingga rasanya lebih gurih/creamy. Pada produk kemasan satu liter, bila kita langsung konsumsi dalam satu hari akan memenuhi kebutuhan lemak kita sebesar 40-50%. Proses pengolahannya pun hanya dilakukan pasteurisasi atau UHT (ultra high temperature) agar lemak yang ada pada produk tetap terjaga. 2. Susu skim: Susu yang kadar lemaknya rendah, biasanya kadar lemaknya  ±  1%. Pemisahan lemaknya dilakukan dengan cara di skim, yaitu susu dipanaskan hingga mendidih, setelah mendidih susu didiamka...

Peran Serat Sebagai Kontrol Kolesterol

Halo teman-teman semua, bagaimana kabarnya, semoga kalian semua dalam keadaan sehat selalu ya ? Meski pandemi terus berlanjut, semoga teman-teman tetap bisa selalu produktif dan optimis.  Okay, pada edisi kali ini kita akan membahas, peran serat dalam mengontrol kolesterol tubuh.  Serat adalah komponen karbohidrat yang tidak bisa diproses oleh tubuh kita, sehingga sebagian besar di manfaatkan oleh bakteri diusus besar dan sebagian lagi dikeluarkan bersamaan dengan feses. Tidak bisanya  diproses oleh tubuh, membuat kita yang mengkonsumsinya akan merasa kenyang lebih lama, sehingga banyak yang memanfaatkan serat sebagai bahan dietery fiber. Bagaimana sih tubuh menyerap lemak ? Jadi, tubuh kita bisa menyerap lemak dari makanan yang dikonsumsi dengan bantuan asam empedu. Asam empedu disini berperan sebagai emuglator yang bisa mencampurkan lemak dan air menjadi emulsi (cairan campuran air dan minyak). Ketika telah menjadi emulsi, akan di pecah oleh enzim lipase menjadi asam le...