Skip to main content

Posts

Ingredients #1: Susu Full Cream, Susu Skim, Susu Kental Manis dan Susu Evaporasi

Diawali rasa penasaran terhadap rasa enak yang dihasilkan pada produk susu yang saya konsumsi, kemudian saya melihat komposisinya begitu banyak jenis olahan susunya, yang menjadikan rasa penasaran saya dan mungkin juga teman-teman. Apakah jenis komposisi atau produk susu tersebut berbeda atau sama ? jawabanya adalah berbeda . Perbedaanya apa, hayuk kita bahas bersama-sama. 1. Susu full cream: Susu yang paling banyak kita jumpai dengan berbagai jenis merk produk. Susu ini tinggi akan lemak sehingga rasanya lebih gurih/creamy. Pada produk kemasan satu liter, bila kita langsung konsumsi dalam satu hari akan memenuhi kebutuhan lemak kita sebesar 40-50%. Proses pengolahannya pun hanya dilakukan pasteurisasi atau UHT (ultra high temperature) agar lemak yang ada pada produk tetap terjaga. 2. Susu skim: Susu yang kadar lemaknya rendah, biasanya kadar lemaknya  ±  1%. Pemisahan lemaknya dilakukan dengan cara di skim, yaitu susu dipanaskan hingga mendidih, setelah mendidih susu didiamka...

Peran Serat Sebagai Kontrol Kolesterol

Halo teman-teman semua, bagaimana kabarnya, semoga kalian semua dalam keadaan sehat selalu ya ? Meski pandemi terus berlanjut, semoga teman-teman tetap bisa selalu produktif dan optimis.  Okay, pada edisi kali ini kita akan membahas, peran serat dalam mengontrol kolesterol tubuh.  Serat adalah komponen karbohidrat yang tidak bisa diproses oleh tubuh kita, sehingga sebagian besar di manfaatkan oleh bakteri diusus besar dan sebagian lagi dikeluarkan bersamaan dengan feses. Tidak bisanya  diproses oleh tubuh, membuat kita yang mengkonsumsinya akan merasa kenyang lebih lama, sehingga banyak yang memanfaatkan serat sebagai bahan dietery fiber. Bagaimana sih tubuh menyerap lemak ? Jadi, tubuh kita bisa menyerap lemak dari makanan yang dikonsumsi dengan bantuan asam empedu. Asam empedu disini berperan sebagai emuglator yang bisa mencampurkan lemak dan air menjadi emulsi (cairan campuran air dan minyak). Ketika telah menjadi emulsi, akan di pecah oleh enzim lipase menjadi asam le...

Amilosa dan Amilopektin

Halo semua, Bagaimana kabarnya? saya berharap semoga kalian sehat selalu. Amin.  Edisi kali ini saya ingin membahas tentang dua komponen utama penyusun pati (karbohidrat kompleks), yaitu amilosa dan amilopektin. Amilosa dan amilopektin ini merupakan dua komponen utama penyusun pati dan masing masingnya memiliki karakteristik dan fungsinya yang berbeda-beda loh. Lalu apasih karakteristik dari masing masing komponen ini? Amilosa adalah senyawa yang struktur kimianya berantai lurus 1,4 glikosidik yang tidak bercabang, panjang rantainya 300 unit glukosa, tidak larut air dan keberadaanya 20-30% di pati. Amilopektin senyawa yang struktur kimianya zig-zag dan rantai utamanya sama kaya amilosa cuman ada cabangnya di 1,6 glikosidik, memiliki panjang rantai hampir 200.000 unit glukosa, larut dalam air dan kadarnya didalam pati mencapai 70-80%.  Kedua komponen ini sangat berpengaruh terhadap tekstur dari karbohidrat yang kita gunakan loh. Contoh sederhana, kita pasti tau ada dua jenis na...

Cara Perusahaan Menentukan Umur Simpan Makanan

Hay hay hay, lama saya gak menyapa teman teman semua, bagaimana kabarnya?  Semoga selalu sehat dan semangat yahh, di kondisi covid 19 dan telah memasuki bulan ramadhan. Pada edisi kali ini saya akan membahas tentang, bagaimana sih suatu perusahaan menentukan masa simpan produk (shelf life). Mungkin teman-teman dan termasuk saya bertanya-tanya, kok bisa ya perusahaan mengetahui masa simpan produk yang begitu lamanya, ada yang satu tahun, dua tahun, lima tahun dan seterusnya. Apa benar, perusahaan mengukur atau menentukan umur simpan tersebut dengan menunggu sampai selama itu waktunya? atau ada cara lain?  Ternyata, suatu perusahaan menentukan umur simpan produk berdasarkan penurunan kualitasnya. Penurunan kualitas yang diamati berdasarkan karakteristik produk yang kita buat. Misalnya produk kering biskuit menggunakan pengujian seperti kelembapan produk (RH) dan bahan pengawet kimia. Produk basah selai menggunakan pengujian seperti water activity dan pH. Produk cairan menggunaka...

Dari Kelapa Sawit Hingga Menjadi Minyak Goreng

Halo semua bagaimana kabarnya? semoga kalian selalu semnagat dalam beraktifitas ya, dan semoga tuhan selalu melindungi kalian dimasa pandemi ini. Pada edisi kali ini, kita akan membahas, gimana sih minyak goreng itu dihasilkan? untuk tau lebih lanjut, mari kita mulai. Saat ini, Indonesia merupakan negara peringkat pertama yang memiliki luas lahan kelapa sawit terbesar didunia dengan total luas lahan sebesar 14.996.010 menurut Direktoral Jenderal Perkembunan. Kelapa sawit banyak di manfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan minyak goreng. Lalu bagaimana sih minyak goreng dihasilkan dari kelapa sawit. Minyak kelapa sawit (CPO) dihasilkan dari bagian mesokraf buah kelapa sawit. Pada tahap awal tanda buah sawit di sterilkan dengan uap untuk mematikan bakteri dan menginaktifkan enzim lipase. Bakteri dan enzim lipase ini bisa mengakibatkan penurunan kualitas minyak akibat proses hidrolisis. Selanjutnya, mesokraf buah kelapa sawit dipress untuk mengeluarkan minyak. Kemudian minyak di pisahkan b...

PCR, Sebagai Deteksi Kehalalan Produk Makanan

Kalau teman-teman cuman tau PCR hanya dilakukan untuk mengidentifikasi virus, saat wabah pandemi corona ini terjadi.. Eiittssss, gak cuman itulah, ternyata bisa untuk identifikasi kehalalan produk pangan juga loh. Mau tau lebih lanjut, yuk disimak dan dibaca....  Suatu produk pangan dapat dikatakan halal, harus memenuhi beberapa macam aspek seperti alat pengolahan, sarana pengolahan, bahan olahan dan cara pengolahan sesuai dengan anjuran kehalalan. Pengawasan dari lembaga LPPOM-MUI terus dilakukan agar mampu mengawasi produk halal dan non halal agar tidak disalah-gunakan oleh oknum pedagang dan tidak meresahkan konsumen muslim.    Identifikasi kehalalan produk pangan dapat dilakukan dengan menggunakan Polymerase Chain Reaction atau disebut PCR, terutama dalam mengetahui bahan yang di gunakan halal atau tidak, baik yang sudah diolah/siap saji dengan produk yang belum diolah.  PCR merupakan alat untuk mendeteksi suatu mahluk hidup dengan melakukan pembacaan urutan basa...

Acceptable Daily Intake, pentingnya untuk kontrol asupan bahan tambahan pangan

Pernah gak sih teman-teman memperhatikan komposisi bahan pangan yang kalian makan. Bila memperhatikan, pasti disana banyak terdapat bahan tambahan pangan (BTP). Bahan tambahan pangan adalah bahan yang bukan komponen utama makanan yang di tambahkan untuk menciptakan rasa, tekstur, aroma, warna, keawetan dll. Contoh: kita bikin produk olahan jus mangga, biasanya kan bahan utamanya hanya air dan buah mangga, namun biasanya produk yang dihasilkan kurang manis, maka kita perlu pemanis tambahan berupa siklamat penggunaan siklamat di karena harga yang lebih murah dan rasa manis yang dihasilkan 30-50 kali lebih manis dari sukrosa. Bahan tambahan makanan yang di gunakan pada produk makanan harus sesuai dengan aturan batas maksimal penggunaan yang di atur oleh BPOM, termasuk juga aturan batas maksimal BTP yang kita boleh konsumsi atau disebut ADI (Acceptable Daily Intake). ADI adalah jumlah maksimal bahan tambahan pangan (BTP) yang boleh di konsumsi perharinya dalam ukuran miligram/kilogram untu...